Ternyata Punya Hewan Peliharaan Bagus untuk Kesehatan

SALAMIBU-Banyak orang senang pada hewan, namun tidak semuanya mau memelihara hewan peliharaan karena memelihara hewan peliharaan dianggap merepotkan, terutama oleh mereka yang mempunyai kesibukan di luar rumah seharian.

Sebagian orang menganggap mempunyai hewan peliharaan sebagai sesuatu yang menyenangkan. Tak heran, banyak sekali masyarakat yang memelihara kucing, anjing, ikan, burung, kelinci bahkan ular

Walaupun kadang membuat Bunda repot, namun ternyata memelihara hewan dapat berdampak positif terhadap kesehatan. Coba Bunda perhatikan manfaat memelihara hewan peliharaan bagi kesehatan diambil dari berbagai sumber.

Meningkatkan kesehatan mental

Banyak lembaga kesehatan dan ahli kesehatan mental yang menyarankan setiap tempat rehabilitasi mempunyai hewan peliharaan karena dapat menurunkan tingkat stress. Sebuah studi dari Universitas Negeri New York tahun 2012 juga menyatakan orang akan mengalami lebih sedikit stres ketika berada disamping hewan peliharaannya. 

Tak heran di tempat rehabilitasi mental banyak anjing dan kucing berkeliaran sebab penelitian MNT pada tahun 2016 menyatakan 60% orang yang terdiagnosa mengalami gangguan mental menyebut hewan peliharaan sangat membantu dalam memulihkan kondisi mereka.

Menjaga kesehatan jantung

Sebuah penelitian ilmiah dari American Heart Association pada tahun 2013, menyebut memelihara anjing dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. Penelitian itu senada dengan studi Glenn Levine dari Baylor College of Medicine di Houston, yang menyimpulkan orang yang mempunyai peliharaan akan cenderung memiliki tekanan darah rendah, kolestrol rendah, dan kecenderungan kecil terkena obesitas.

Meningkatkan kualitas tidur

Banyak orang merasa lebih nyaman, tenang dan lebih nyenyak tidurnya saat tidur bersama hewan peliharaannya. Mereka juga tidak merasa terganggu ketika hewan kesayangannya itu berada disampingnya saat tidur. Bahkan sebagian lagi menasa terlindungi ketika tidur bersama hewan peliharaannya.

Membantu penderita autis bersosialisasi

Bagi anak-anak penderita autis, bersosialisasi merupakan hal yang cukup susah. Namun anak-anak ini akan mudah bersosialisasi ketika mereka hidup dengan hewan peliharaan. Sebuah penelitian juga menyebut mereka yang tinggal bersama hewan peliharaan akan lebih mengenalkan diri, lebih interaktif, dan merespon pertanyaan orang lain.

Mengurangi risiko alergi

Salah satu pemicu alergi adalah alergi terhadap bulu hewan. Namun hal tersebut tidak berlaku pada anak-anak yang sejak kecil sudah biasa dekat dengan hewan peliharaan. Terlebih bila hewan peliharaan yang dimilikinya adalah bewan yang mempunyai bulu. Dalam jurnal Microbiome, anak-anak yang berumur kurang dari 3 bulan yang sudah biasa dekat dengan hewan peliharaan akan cenderung mengalami perubahan usus yang menurunkan resiko alergi.

Jadi jika anak-anak Bunda ingin memelihara hewan, pertimbangan hal-hal tersebut. (tvl)

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.