Profil Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito melantik 16 orang Pejabat Struktural di lingkungan Badan POM pada Jumat, 2 Oktober 2020.

SALAMIBU : Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito melantik 16 orang Pejabat Struktural di lingkungan Badan POM yang disaksikan oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemko PMK) dan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas pada Jumat, 2 Oktober 2020.

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si, sebagai Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional (OT), Suplemen Kesehatan dan Kosmetik.

Reri Indriani terbilang memiliki pengalaman yang komplit di Badan POM, karena sejumlah jabatan penting pernah diembannya.

Reri panggilan akrabnya, lahir di Jakarta pada tanggal 27 Mei 1963, wanita yang menempuh pendidikan S1 Farmasi di Universitas Indonesia ini memperoleh gelar Sarjana Farmasi dan melanjutkan pendidikan profesi Apoteker di universitas yang sama. Dia memperoleh gelar Magister Ilmu Komunikasi dari The London School of Public Relations – Jakarta.

Rentetan tugas yang pernah diembannya, berawal sebagai Direktur Stardarisasi Produk Terapetik dan PKRT di tahun 2008-2010, lanjut sebagai Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan pada tahun 2010-2014. Berikut sebagai Sekretaris Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan pada 2014 – 2018; kemudian nyambung sebagai Inspektur Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan sejak tanggal 9 Februari 2018.

Beberapa prestasi yang telah diraih untuk mengharumkan nama BPOM diantaranya membawa BPOM memperoleh peringkat VI e-Transparency Award 2013 Kategori Kementrian/Lembaga dan di tahun

yang sama mengusung BPOM sebagai Peringkat I Pemeringkatan e-Government Indonesia (PEGI awards) Katagori LPNK.

Selain itu, dia juga membawa BPOM memperoleh sertifikasi ISO 27001 Information Security Management System (Sistem Manajemen Keamanan Informasi).

Dalam hubungan lintas sektor, Reri aktif berpartisispasi dalam kepanitiaan nasional diantaranya menjadi Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan IAI tahun 2014 – 2016, menjadi anggota Tim Nasional Penanggulangan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Timnas PPHKI), anggota Tim Nasional untuk Perlindungan Perdagangan Internasional (Timnas PPI), anggota KFN (Komite Farmasi Nasional) sejak tahun 2014 hingga sekarang.

(Sumber: Badan POM)

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.