Hindari Kebiasaan Buruk Ini Agar Bunda Selalu Sehat

SALAMIBU-Masalah kesehatan kadang muncul bukan disebabkan virus atau bakteri. Kadang kondisi kejiwaan juga berpengaruh pada kesehatan secara umum.

Kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan sehari-hari dan terus menerus mungkin tidak berdampak langsung namun dapat berdampak serius untuk kesehatan fisik maupun kesehatan psikologis.

Dikutip dari Verywellhealth dan beberapa sumber lain berikut beberapa kebiasaan kecil yang tanpa disadari dapat membahayakan kesehatan Bunda:

Duduk dalam waktu lama

Jika Bunda bekerja di kantor, mungkin akan banyak menghabiskan waktu hanya duduk-duduk. Jika Bunda dalam waktu lama maka akan membahayakan kesehatan karena akan meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular (gangguan jantung dan pembuluh darah), bahkan ambeien.

Bahkan sebuah stusi menyebut orang yang terlalu banyak duduk, berisiko lebih tinggi mengalami depresi.

Usahakan Bunda bergerak dari kursi setidaknya satu jam sekali untuk membantu sirkulasi darah dan menjaga tubuh serta pikiran dalam kondisi yang lebih baik.

Suka Curhat

Jangan terlalu sering curhat pada teman hanya karena hal-hal sepele. Lakukan curhat hanya hal-hal yang dapat membantu melepaskan emosi negatif yang terpendam. Sebab bercerita dengan mengeluarkan emosi seringkali justru membuat amarah semakin buruk.

Studi yang diterbitkan Personality and Individual Differences pada tahun 2008 menyebut bicara tentang masalah dengan teman-teman, akan meningkatkan kadar hormon stres.

Makan meski tidak lapar

Apakah Bunda termasuk orang yang melampiaskan stres dengan makan? Beberapa orang ditengarai mengonsumsi makanan meskipun tidak lapar hanya karena stres.

Jika Bunda masuk kelompok itu, maka waspadalah karena kebiasaan Bunda dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit ginjal.

Sering menyalahkan diri sendiri

Jika gagal melakukan sesuatu, janganlah Bunda menyesali kegagalan itu dengan mengutuk diri sendiri, menganggap diri bodoh atau menyalahkan diri sendiri. Karena sikap itu tidak baik untuk kesehatan mental.

Sebuah studi menyebut sikap mengkritik diri tidak baik untuk kesehatan mental yang akan meningkatkan gejala depresi.

Suka mengingat pengalaman buruk

Kadang kala kita mengingat pengalaman buruk di masa lalu untuk memperingatkan diri agar tidak terulang kembali. Namun sebaiknya Bunda melupakan pengalaman buruk di masa lalu. Sebab hal itu merupakan salah satu penyebab stres dan tidak baik untuk kesehatan psikologis.

Sebuah studi yang diterbitkan Behavior Research and Therapy pada tahun 2017 menyebut pengalaman yang membuat stress dapat memicu depresi akibat tertekan.

Lebih baik Bunda menggunakan energi tersebut untuk merencanakan masa depan daripada mengingat masa lalu yang membuat Bunda stres. (tvl)

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.